Tujuan berusaha adalah untuk meningkatkan profitabilitas caranya dengan
menurunkan biaya operasional dan meningkatkan pendapatan, hal ini akan
meningkatkan pertumbuhan bisnis dan meningkatkan efisiensi. Setiap usaha
harus memiliki sasaran (contoh sasaran harus memiliki kaidah SMARTER
seperti : Menjadi Peternakan Ruminansia yang mandiri dan terpercaya melalui
pengembangan kawasan peternakan di Prov.Banten untuk memenuhi kebutuhan
hidup dalam negri dan ekspor 100rb ternak ruminansia ke Arab Saudi
pada Tahun 2030), strategi, program kerja dan mitigasi risiko.
menurunkan biaya operasional dan meningkatkan pendapatan, hal ini akan
meningkatkan pertumbuhan bisnis dan meningkatkan efisiensi. Setiap usaha
harus memiliki sasaran (contoh sasaran harus memiliki kaidah SMARTER
seperti : Menjadi Peternakan Ruminansia yang mandiri dan terpercaya melalui
pengembangan kawasan peternakan di Prov.Banten untuk memenuhi kebutuhan
hidup dalam negri dan ekspor 100rb ternak ruminansia ke Arab Saudi
pada Tahun 2030), strategi, program kerja dan mitigasi risiko.
Diferensiasi :
Sebagai Perusahaan Kita Harus meiliki Diferensiasi, Diferensiasi adalah
Pembeda, Pembeda Kompetinsi Inti dengan Usaha Yang Sejenis.
Pembeda, Pembeda Kompetinsi Inti dengan Usaha Yang Sejenis.
Misalkan Bank BRI dan Bank Mandiri
Apa Diferensiasinya BRI ? Memiliki satelit sehingga biaya lebih murah,
Cabang Terbanyak.
Cabang Terbanyak.
Blind Spot :
Potensial Blind Spot ibarat Mobil yang tidak melihat spion dan
yang dibelakang menyalip, contoh Nokia disalip dengan Black Bery Messenger,
BBM hanya ada di handphone BB, Kemudian Muncul Whatsap
yang bisa di multiple System.Ketika BBM sadar dan membuat multiple system seperti Whatsup sayang sekali tidak dapat ramai, oleh karena itu di butuhkan risk untuk melihat/memperediksi beberapa waktu kedepan, mobil ferari tanpa lampu dan angkot dengan lampu jika beradu balap dijalan yang berlubang pada malam hari maka akan menang mobil angkot dengan lampu, risk itu adalah lampunya.
Diferensiasi, Potensial Blind Spot itu dapat diatasi dengan mengetahui posisi kita ada dimana dan kita harus kemana salah satunya adalah dengan Kriteria Penilaian Kinerja Unggul / hampir sama dengan Malcolm Baldridge.
KPKU terdiri dari proses dan Hasil yang dapat kita aplikasikan untuk
mengukur tingkat kinerja usaha (KPKU/ Malcolm Baldrige) yang dimiliki. yang dibelakang menyalip, contoh Nokia disalip dengan Black Bery Messenger,
BBM hanya ada di handphone BB, Kemudian Muncul Whatsap
yang bisa di multiple System.Ketika BBM sadar dan membuat multiple system seperti Whatsup sayang sekali tidak dapat ramai, oleh karena itu di butuhkan risk untuk melihat/memperediksi beberapa waktu kedepan, mobil ferari tanpa lampu dan angkot dengan lampu jika beradu balap dijalan yang berlubang pada malam hari maka akan menang mobil angkot dengan lampu, risk itu adalah lampunya.
Diferensiasi, Potensial Blind Spot itu dapat diatasi dengan mengetahui posisi kita ada dimana dan kita harus kemana salah satunya adalah dengan Kriteria Penilaian Kinerja Unggul / hampir sama dengan Malcolm Baldridge.
KPKU terdiri dari proses dan Hasil yang dapat kita aplikasikan untuk
Terdiri dari proses 55% dan Hasil 45% adapun proses adalah Membuat
Profil Organisasi seperti Visi Misi dengan Pertanyaan dengan kalimat what? visi yang kita buat diturunkan kedalam rencana jangka panjang
dan pangka pendek. Proses Kesiteman katagori nya meliputi Kepemimpinan,
Strategi, Pelanggan, Pengukuran analisa dan Manajemen Pengetahuan,
Tenaga Kerja dan Operasional, Pertanyaannya untuk menganalisa nya
dengan kalimat How, Who, dan What dan toolsnya menggunakan peta ADLI
dan Panduan Score ADLI, dimana A bagaimana cara, sistem, kebijakan,
D Konsisten, penerapannya, L di evaluasi, dan I Integrasi
Profil Organisasi seperti Visi Misi dengan Pertanyaan dengan kalimat what? visi yang kita buat diturunkan kedalam rencana jangka panjang
dan pangka pendek. Proses Kesiteman katagori nya meliputi Kepemimpinan,
Strategi, Pelanggan, Pengukuran analisa dan Manajemen Pengetahuan,
Tenaga Kerja dan Operasional, Pertanyaannya untuk menganalisa nya
dengan kalimat How, Who, dan What dan toolsnya menggunakan peta ADLI
dan Panduan Score ADLI, dimana A bagaimana cara, sistem, kebijakan,
D Konsisten, penerapannya, L di evaluasi, dan I Integrasi
Hasil adalah Result kinerja yang diukur yaitu Produk dan Proses,
Fokus Pelanggan, Fokus Tenaga Kerja, Kepemimpinan dan Tata Kelola,
Finansial dan Pasar menganalisa dengan kalimat how dan what
dengan menggunakan panduan score Level dalam jangkawaktu tertentu,
Trend nya apakah naik turun tergantung ICON nya,
Comparation dengan pesaing, dan Integration semua terhubung.
Fokus Pelanggan, Fokus Tenaga Kerja, Kepemimpinan dan Tata Kelola,
Finansial dan Pasar menganalisa dengan kalimat how dan what
dengan menggunakan panduan score Level dalam jangkawaktu tertentu,
Trend nya apakah naik turun tergantung ICON nya,
Comparation dengan pesaing, dan Integration semua terhubung.




